Showing posts with label UGM. Show all posts
Showing posts with label UGM. Show all posts

Monday, October 12, 2015

Inovasi Mahasiswa ITS, Sepeda Penghasil Listrik

https://www.its.ac.id/berita/15440/id

Inovasi energi listrik terbarukan sedang gencar-gencarnya di kembangkan. Salah satu inovasi karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini contohnya. Mereka membuat sebuah Sepeda yang dapat menghasilkan listrik. Bagaimana Bentuknya?

Mereka adalah Dennys Al’Fath, I Made Agus Adi Wirawan, Ivan Taufik Akbar Pradhana, Naufal Nugrahandhita, dan Ni Putu Rika Puspita Dewi yang berhasil membuat sepeda penghasil listrik dengan nama Electric Eco Bike (E2-Bike) .
Dennys yang mewakili rekannya dalam presentasi menerangkan bahwa karya mereka dilatarbelakangi oleh kebutuhan listrik yang meningkat akhir-akhir ini. Kebutuhan energi terbesar saat ini adalah untuk melakukan pengisian ulang (charging) pada baterai handphone. Selain itu peningkatan kebutuhan energi listrik ini juga tidak diikuti dengan bertambahnya jenis alternatif energi terbarukan yang dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan listrik dari Pembangkit Listrik Negara (PLN). Seperti dikutip di www.Its.ac.id (8/10/15).
Di sesi presentasinya Dennys menjelaskan hasil karya dia dan rekannya tersebut di depan juri.  Mereka menjelaskan mengenai cara kerja dan kelebihan karya yang mereka buat.
Dennys dan rekannya menggunakan dinamo sepeda kayuh yang dirangkaikan dengan komponen pendukungnya. Pada velg roda sepeda, mereka tempatkan beberapa keping komponen. Sedangkan beberapa kumparan mereka tempatkan di balik kiri dan kanan roda sepeda. Dengan begitu komponen yang saling terintegrasi akan menghasilkan listrik.
“Dengan konsep tersebut, kumparan akan terinduksi energi magnet dan akan menghasilkan listrik”, jelas Dennys.
Untuk menghasilkan listrik seseorang harus mengayuh sepeda dengan kecepatan minimal 92 rpm atau setara dengan 11 km/jam. Sementara itu, kecepatan rata-rata seseorang bersepeda 14 km/jam sehingga alat ini dapat digunakan dengan baik untuk pengisian baterai handpone.
“Pengendara tidak perlu ngebut hanya untuk mengisi baterai handpone”, jawab Dennys atas pertanyaan juri.
Saat listrik dihasilkan, listrik akan ditampung pada sebuah baterai yang terpasang di badan sepeda. Baterai yang mereka gunakan sesuai dengan standar sistem saving energy sehingga tidak merusak handpone saat melakukan pengisian baterai.
Diakhir waktunya presentasi Dennys mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan energi alternatif. (Lihat Video)
“Mari menggunakan energi secara bijak, Bike adalah solusinya.”, Ajak Dennys seraya menutup sesi presentasinya.




Sunday, October 11, 2015

Kompas Serba Guna Untuk Pengukuran Geologi Buatan Mahasiswa UGM

http://ugm.ac.id/id/berita/10485-mahasiswa.ugm.kembangkan.kompas.multifungsi

Dalam bidang geologi, kegiatan hitung-menghitung menjadi suatu hal yang mesti di lakukan. Tidak jarang mahasiswa geologi harus turun ke lapangan dan menggunakan peralatan ukur. Salah satu peralatan ukur buatan mahasiswa UGM ini menyatukan beberapa fungsi dari peralatan ukur lainnya. Apa itu?

Setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Mungkin begitulah ungkapan pas yang dipegang teguh di benak 5 putra bangsa ini. Berangkat dari masalah peralatan ukur bidang geologi yang rumit, mereka mencoba menyederhanakannya menjadi sebuah alat yang memiliki banyak fungsi, namanya Long Ranger Compass.
Pembuatan alat ini digawangi oleh 3 mahasiswa UGM jurusan Geologi, Hafizhan Abidin Setyowiyoto, Ahmad Faizal Amin, Riko Susetia Yuda, Serta 2 mahasiswa jurusan Elektronika dan Instrumentasi, Ghafar Ramadhan Faqih, dan Ahmad Shalahuddin Abdullah. Alat yang mereka buat digunakan untuk mempermudah pengambilan data geologi kuantitatif di lapangan.
Di bawah bimbingan Dr. Agung Setianto, kompas yang mereka buat memiliki beberapa fitur seperti Global Positioning System(GPS), pengukur kemiringan dan arah automatis, altimeter, laser, dan data logger. Data yang dapat diambil dengan menggunakan alat ini diantaranya koordinat pengamat, kemiringan dan arah penyebaran lapisan batuan, suhu, tekanan udara, dan ketinggian. Alat ini dapat diintegrasikan dengan komputer melalui software Geographic Information System(GIS).
“Data tersebut selanjutnya akan disimpan dalam data logger agar dapat di-recall dan dipresentasikan dalam format file excel”, Kata Hafizhan, Senin(5/10). Seperti dikutif dari website www.ugm.ac.id.
Keunggulan lainnya dari alat ini adalah dapat melakukan pengukuran jarak jauh. Untuk melakukan fungsi ini akan memanfaatkan laser yang sudah terpasang di alat tersebut. Dengan laser ini pengukuran arah dan kemiringan lapisan batuan dapat dilakukan dengan mudah. Laser juga digunakan untuk menentukan posisi suatu objek dengan cara menembakkan laser ke objek dari dua titik yang diketahui koordinatnya.
Belum lama ini karya mereka dipresentasikan dalam kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional(PIMNAS) ke-28 yang telah diselenggarakan di Universitas Halu Oleo Kendari, 6-9 Oktober yang lalu.